Digembol Ora Mbedosol
Digembol ora mbedosol, diguwak ora kemrosak (dibawa nggak kelihatan, dibuang nggak kedengaran) adalah sifat sejati dari ilmu pengetahuan.
Paralel dengan hukum Gosen, ketika kita tidak mendapatkan kepuasan saat meminum air pada gelas ke dua, ilmu pengetahuan pun demikian. Makin banyak kita belajar/mengetahuinya makin tak puas rasanya. Semoga coretan saduran saya ini dapat lebih tidak memuaskan Anda. Hehehe.....
J. Walter Thompson (TARGET PLAN)
Di sini dikembangkan strategi merek yang menjawab persoalan sekitar produk yang hendak beriklan. Ada 5 pertanyaan yang perlu dijawab.
- Where are we (Sekarang kita ada di mana?)
- Why are we there (Mengapa kita ada di sana?)
- Where could we be (Sebetulnya kita ada di mana?)
- How could we get there (Bagaimana kita sampai di sana?)
- Are we getting there (Apakah kita sampai ke sana?)
Setelah mengenal strategi merek, proses beranjak kepada target perencanaan. Ada 8 perencanaan yang selalu dibuat sebagai pekerjaan rumah bagi biro iklan, yaitu:
2. Apa peluang dan permasalahan periklanan yang ingin disampaikan?
3. Apa yang diharapkan dari penyampaian pesan?
4. Apakah yang akan diperoleh dari pemakaian produk itu?
5. Apa pesan tunggal yang ingin kita sampaikan?
6. Untuk penyampaiannya, apa janji yang perlu diberikan?
7. Kalau diposisikan sebagi subyek, produk ini akan seperti apa?
8. Media apa yang perlu dipertimbangkan?

